Potensi Kripto Harga Kripto melonjak di dalam Metaverse
Jakarta, CNBC Indonesia - Perubahan nama Facebook baru-baru ini menjadi Met bukan sekadar strategi rebranding perusahaan teknologi media sosial yang didirikan Mark Zuckerberg itu. Selain itu, Meta adalah tengara yang terus mengaburkan batas antara dunia fisik dan dunia maya.
Nama Meta berasal dari kata Metaverse,
sebuah dunia virtual yang menghubungkan satu individu dengan individu lainnya
dalam dunia yang benar-benar baru. Meskipun konsepnya mirip dengan media sosial
tradisional, Metaverse adalah dunia baru yang menggabungkan dua teknologi
tercanggih abad ini, yaitu blockchain dan kecerdasan buatan.
Di dunia baru ini, siapapun bisa membuat
avatar atau karakter virtual yang merepresentasikan dirinya di dunia virtual.
Kedengarannya seperti cerita fiksi ilmiah. Tetapi dunia saat ini bergerak ke
arah itu.
Metaverse juga memungkinkan berbagai
aktivitas yang sebelumnya tidak terbayangkan, terutama yang berkaitan dengan
investasi. Jika kami telah banyak berinvestasi dalam aset fisik seperti real
estat, tanah, dan saham di masa lalu, Anda dapat berinvestasi dalam aset
digital melalui Metaverse.
Jangan heran, aset digital tersebut
meliputi properti virtual dan tanah yang nantinya bisa dijual kembali. Mata
uang yang digunakan juga bukan sembarang mata uang. Ke depannya, Metaverse akan
menggunakan cryptocurrency sebagai media pertukaran dan investasi.
Awalnya, Metaverse akan mendapatkan
penerimaan yang lebih luas di antara para pemain mengingat tren game telah
meningkat secara signifikan di berbagai negara selama pandemi. Selain itu,
aktivitas perjudian juga sangat terekspos ke dunia maya.
Mengenai token crypto yang akan digunakan
secara luas di Metaverse, investor harus memberi perhatian khusus pada tiga token
crypto yang diharapkan mendapat manfaat dari Metaverse ini. Berikut tiga mata
uang kripto yang nantinya akan disebut sebagai Meta Coin:
Axie Infinity (AXS)
Sekedar informasi, Axie Infinity merupakan
game NFT yang dikembangkan pada tahun 2018 oleh perusahaan Vietnam bernama Sky
Mavis. Pemain bisa mendapatkan uang untuk setiap misi atau pertempuran yang
diselesaikan.
Setiap kemenangan dalam petualangan atau
pertempuran dihadiahi dengan beberapa mata uang kripto yang disebut Smooth Love
Potion (SLP).
Nyatanya, Axie Infinity bukanlah game
biasa. Terinspirasi oleh game Pokemon, game ini juga menawarkan kesempatan
kepada pemain untuk mengembangkan karakter NFT mereka sendiri.
Kemudian karakter tersebut bisa dijual
dengan harga yang lebih tinggi jika hasil breeding memberikan trait yang
disukai pasar serta langka.
Somnium Space (CUBE)
Mengutip situs resmi Nasdaq, Somnium Space
adalah platform Virtual Reality (VR) yang sifatnya terbuka untuk umum (open
source).
Konsep Somnium Space sebenarnya mirip
dengan Decentraland, karena seseorang bisa membeli berbagai aset digital
seperti properti digital, tanah digital, NFT dan aset lainnya.
Menariknya lewat platform ini seseorang
juga bisa membuat Avatar-nya sendiri yang bakal memimik gerak tubuh dari
individu yang memilikanya.
Nah, platform ini juga memiliki mata uang
sendiri. Di platform Somnium Space, token digitalnya adalah CUBE. Selama
sebulan terakhir, CUBE telah meningkat ratusan persen.
Ini adalah cryptocurrency yang mendapat
manfaat dari keberadaan metaverse. Dua di antaranya memasuki ekosistem Ethereum
sebagai cryptocurrency dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua setelah
Bitcoin.
Jika Bitcoin adalah cryptocurrency pertama
yang menarik perhatian publik. Namun Ethereum sendiri memiliki ekosistem
digital besar yang memiliki keunggulan tersendiri.



Komentar
Posting Komentar